cara menjadi freelance untuk mahasiswa
|

6 Tips Menjadi Freelance untuk Mahasiswa, Bisa Nambah Uang Jajan

Menjadi freelancer adalah salah satu pilihan yang bisa dilakukan mahasiswa untuk mendapatkan tambahan uang saku. Kerja online ini menawarkan fleksibilitas dari segi waktu dan lokasi kerja sehingga tidak akan mengganggu waktu kuliah. 

Selain itu, kamu juga bisa mendapatkan banyak pengalaman dengan bekerja sebagai freelancer. Pengalaman ini tentu akan sangat membantu karirmu di masa depan. 

Lalu, bagaimana cara menjadi freelance untuk mahasiswa? 

cara menjadi freelance untuk mahasiswa
University students doing group study

Tips Menjadi Freelance untuk Mahasiswa

Kuliah adalah momen penting untuk mengembangkan diri dan mencari pengalaman. Namun, terkadang sulit menemukan pekerjaan mahasiswa yang bisa dilakukan tanpa harus mengganggu waktu kuliah.

Untungnya, sekarang sudah banyak pekerjaan yang bisa dilakukan secara online tanpa mengganggu waktu kuliah, termasuk menjadi freelancer

Akan tetapi, tak jarang pula mahasiswa merasa kebingungan saat ingin mulai menjadi freelancer. Kamukah salah satunya?

Nah, sebagai solusinya, Talentiva punya beberapa tips menjadi freelance untuk mahasiswa. Yuk, cari tahu lebih lanjut di bawah ini. 

  1. Kenali Skill dan Kemampuan yang Dimiliki

Melansir dari Freelancing School, penting untuk mengetahui skill dan kemampuan yang dimiliki sebelum memulai kerja sebagai freelancer. Sebab, inilah yang nantinya akan kamu tawarkan ke calon klien. 

Jika bingung menentukan skill dan kemampuan yang dimiliki, cobalah untuk mengingat hobi yang sekiranya bisa ditawarkan dan dibutuhkan oleh calon klien. Sebagai contoh, kamu hobi membuat infografis menggunakan Canva, suka menulis artikel, atau mengedit video. 

Kalau kamu sudah mengetahuinya, langkah selanjutnya adalah melakukan riset sederhana mengenai berapa banyak klien yang membutuhkan skill dan kemampuanmu ini melalui media sosial atau situs freelance. 

  1. Persiapkan CV dan Portofolio

Curriculum Vitae (CV) dan Portofolio adalah dua hal penting yang harus dimiliki oleh freelancer. CV akan memudahkan klien untuk mengenal dirimu secara singkat, sementara untuk mengetahui apa saja pencapaian atau hasil karya yang pernah kamu hasilkan, klien membutuhkan portofoliomu. 

Baca juga: Apa Itu Portofolio? Bedanya dengan CV dan Cara Membuatnya

Jadi, pastikan kamu sudah mempersiapkan CV dan portofolio sebelum mengajukan lamaran kerja ke klien. Tidak perlu CV atau portofolio desain yang colorful atau penuh gambar yang tidak ada hubungannya dengan pekerjaan yang sedang kamu lamar, tapi jangan pula mengirimkan CV atau portofolio terlalu sederhana karena justru membuat klien jadi tidak tertarik. 

Buatlah CV dan portofolio yang memiliki desain menarik, minimalis, dan mudah untuk dibaca calon klien. Untuk portofolio, tidak perlu semua hasil karya kamu masukan, pilihlah hasil karya yang menurutmu paling bagus dan sesuai dengan pekerjaan yang akan kamu lamar.

  1. Membuat Akun di Situs Freelance

Freelancer pemula seringkali merasa kebingungan saat mencari klien. Padahal, salah satu cara mudah untuk mencari dan mendapatkan klien adalah dengan membuat akun di situs freelance. Kamu bisa mendaftar jadi freelancer dengan gratis di www.talentiva.net

Di situs freelance ini, kamu bisa menemukan berbagai macam lowongan pekerjaan yang post oleh klien, mulai dari desain grafis, content writer, copywriter, translator, hingga admin media sosial pun bisa kamu temukan di situs freelance ini. Kamu tinggal memilih pekerjaan mana yang sesuai dengan skill dan kemampuan yang dimiliki. 

  1. Promosikan Diri

Tips menjadi freelance untuk mahasiswa berikutnya adalah jangan malas untuk mempromosikan diri di sosial media ataupun situs freelance. Kalau kamu tidak mempromosikan diri, lalu bagaimana klien bisa mengetahui skill dan kemampuan yang ingin kamu tawarkan. 

Oleh karena itu, sering-seringlah mempromosikan diri, misalnya dengan mempublikasi hasil karyamu. Semakin sering kamu mempromosikan diri, maka akan semakin besar pula peluang kamu mendapatkan klien dan semakin banyak pula kilen yang mengenalmu. 

  1. Bergabung dengan Komunitas Freelancer

Dengan bergabung ke dalam komunitas freelancer, kamu bisa berkenalan dengan freelancer lain yang mungkin sudah berpengalaman dan belajar dari mereka. Kamu juga bisa menanyakan hal-hal seputaran dunia freelancing yang mungkin membuat kamu bingung kepada mereka.

Selain itu, tak jarang pula seorang freelancer mendapatkan klien dari freelancer lain. Jadi, cobalah untuk bergabung dengan komunitas freelancer, baik di telegram, whatsapp, instagram, atau platform lainnya. 

  1. Tingkatkan Skill yang Dimiliki

Tingginya minat orang untuk bekerja sebagai freelancer artinya tinggi pula angka persaingannya. Oleh karena itu, kamu perlu meningkatkan skill teknis dengan baik sehingga terlihat lebih stand out dibanding pesaing. 

Bahkan, tak hanya meningkatkan skill yang dimiliki, tapi kamu juga perlu menambah skill lain. Misalnya, kamu memiliki skill di bidang desain grafis, maka tidak ada salahnya kamu juga belajar tentang copywriting atau skill lainnya sehingga ketika ada tawaran untuk menjadi copywriting, kamu bisa menawarkan diri ke klien.

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.