Freelancer Pemula

Panduan Cara Menjadi Freelancer Online Pemula 2022

Selain kerja full time, bekerja sebagai seorang freelancer atau pekerja lepas juga bisa menjadi salah satu pilihan karir yang bisa kamu coba, terutama buat kamu yang menginginkan pekerjaan dengan waktu yang fleksibel dan bisa dikerja di mana saja. Apalagi peluang pekerja lepas di Indonesia semakin berkembang seiring dengan meningkatnya perusahaan yang beralih ke digital dan situs freelancer.

Dilansir dari Tempo, pada Agustus 2020, BPS (Badan Pusat Statistika) mencatat sebanyak 33,34 juta orang bekerja sebagai freelance. Bahkan, angka ini naik sebesar 4,32 juta atau sekitar 26 persen (year-to-year) dibanding tahun lalu yang mana artinya tren karir sebagai freelancer sedang berkembang. 

Oleh karena itu, tak heran jika lowongan kerja sebagai freelance juga semakin menjamur. Namun, memulai karir sebagai seorang freelance tidak semudah yang dibayangkan. 

Ada beberapa persiapan yang harus kamu lakukan. Kamu juga perlu mengetahui apa saja kelebihan dan kekurangan sebelum memutuskan untuk melakukan kerja online ini. 

Ingin tahu lebih jauh mengenai dunia freelance? Simak artikel ini sampai habis, ya.

Apa Itu Freelance?

Kerja online atau freelance
Kerja Online Dari Mana Saja

Dilansir dari FlexJobs, freelance adalah sebuah pekerjaan yang dilakukan oleh seseorang untuk dirinya sendiri tanpa terikat pada satu instansi atau perusahaan manapun. Seorang freelance juga tidak memiliki atasan maupun bawahan karena tidak dianggap sebagai karyawan tetap di instansi atau perusahaan tersebut. 

Selain tidak memiliki atasan dan bawahan, kerja freelance juga tidak memiliki jam kerja operasional seperti karyawan tetap yang harus bekerja mulai dari jam 9 pagi hingga 5 sore. Jam kerja freelance sangat fleksibel dengan catatan project yang dikerjakan bisa selesai tepat waktu. 

Seorang freelancer juga bisa bekerja di mana saja. Namun, beberapa perusahaan atau klien ada juga yang mengharuskan freelancer bekerja di kantor mereka, tergantung jenis pekerjaan freelance yang dilakukan. 

Jenis-jenis Freelance

Freelancer Indonesia

Saat ini tersedia berbagai jenis pekerjaan freelance dari rumah yang bisa kamu pilih sesuai dengan skill dan kemampuan yang dimiliki. Biasanya, freelancer Indonesia memanfaatkan situs-situs freelancer, seperti Talentiva, Sribulancer, Projects.co.id, Sribu, Fiverr, dan Freelancer untuk mendapatkan klien.

Berikut adalah beberapa jenis kerja online atau freelance yang perlu kamu ketahui.

  1. Web dan Pemrograman

Freelance di bidang web dan pemrograman menjadi dua pekerjaan yang paling banyak dibutuhkan mengingat hampir semua bisnis saat ini memiliki website maupun aplikasi untuk smartphone

Adapun jenis pekerjaan freelance di bidang web dan pemrograman, diantaranya :

  • Pembuatan Website Profil Perusahaan
  • Website E-Commerce
  • Website Toko Online
  • Pembuatan Situs Web Pribadi
  • Jasa WordPress
  • Pengembangan Website
  • Pembuatan Aplikasi IOS
  • Pembuatan Aplikasi Android 
  1. Desain Grafis

Desain grafis adalah sebuah profesi yang bertugas untuk menciptakan ilustrasi, tipografi, fotografi, dan grafis motion untuk berbagai keperluan bisnis. Berikut beberapa profesi di bidang desain grafis yang biasanya dibutuhkan.

  • Desain Logo, Desain Kemasan
  • Desain Pamflet, Desain Brosur
  • Desain Infografis, Desain CV
  • Desain Portofolio
  • Desain Label
  • Desain Presentasi
  • Desain Sosial Media
  • Desain Instagram
  • Desain Rumah
  • Desain Ilustrasi
  • Desain AutoCad
  • Desain 3D
  • Desain Website
  • Desain UI/UX
  1. Pemasaran dan Periklanan

Sekarang pemasaran dan periklanan tidak hanya dilakukan melalui televisi dan media cetak saja, tapi juga menggunakan internet. Oleh karena itu, beberapa jenis freelance di bawah ini juga cukup banyak dibutuhkan. 

  • Jasa Digital Marketing
  • Jasa SEO
  • Jasa Pemasaran Online
  • Pemasaran Digital
  • Jasa IG Ads
  • Jasa Facebook Ads
  • Jasa Google Ads
  • Jasa Tiktok Ads
  • Jasa Iklan Sosial Media
  • Jasa Admin
  • Riset Pemasaran
  • Update Produk Toko Online
  • Jasa Content Creator
  • Pembuatan Konten
  • Aktivasi Merek
  1. Penulisan dan Penerjemah

Kalau diperhatikan, sekarang ini sebuah brand atau bisnis mempromosikan produk melalui tulisan. Oleh karena itu, kemampuan di bidang tulis-menulis ini sangat dibutuhkan. 

Bahkan, selain memiliki kemampuan menulis yang baik, beberapa perusahaan atau klien juga membutuhkan penulis yang dapat menulis dalam dua bahasa, yakni Bahasa Indonesia dan Inggris untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Berikut beberapa jenis freelance di bidang penulisan dan penerjemahan yang banyak dibutuhkan. 

  • Jasa Content Writer
  • Penulisan Konten
  • Penulisan Novel
  • Jasa Proofreading
  • UI/UX Writer
  • Penulisan Artikel Bahasa Indonesia
  • Penulisan Artikel Bahasa Inggris
  • Penulisan Deskripsi Produk
  • Jasa Penulisan Artikel SEO
  • Jasa Ketik
  • Jasa Copywriting
  • Jasa Penerjemah
  • Penerjemah Dokumen
  1. Video, Audio dan Foto

Tak hanya tulisan saja, tapi promosi produk melalui video, audio, dan foto juga dilakukan oleh perusahaan atau klien. Oleh karena itu, mereka membutuhkan seseorang yang punya keahlian dalam membuat dan mengedit video, audio, dan foto. 

Berikut adalah pekerjaan freelance di bidang video, audio, dan foto yang banyak dicari oleh perusahaan atau klien. 

  • Jasa Foto Makanan dan Minuman
  • Fotografi Katalog
  • Jasa Foto Produk
  • Edit Foto
  • Jasa Pembuatan Video
  • Jasa Pembuatan Video Animasi
  • Edit Suara Video
  • Edit Subtitle
  • Jasa Video Motion Grafis
  • Jasa Voiceover
  • Jasa Dubbing
  • Jasa Suara Video
  • Fotografer

Kelebihan dan Kekurangan Menjadi Freelancer

Bekerja sebagai freelancer memang cukup menarik, terutama untuk Generasi Millenials dan Gen Z. Namun, di lain sisi kerja online ini juga punya beberapa kekurangan. 

Kelebihan Menjadi Freelancer

Adapun kelebihan menjadi freelancer adalah sebagai berikut.

  1. Fleksibel

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa seorang freelancer tidak memiliki jam operasional kantor. Jadi, bisa mengatur sendiri jam kerjanya. 

Selain itu, seorang freelancer juga bisa kerja online di mana saja selama tersedia jaringan internet dan gadget. Kamu bisa bekerja di rumah, kafe, bahkan pinggir pantai. 

  1. Bisa Bekerja di Beberapa Perusahaan Sekaligus

Berbeda dengan karyawan tetap yang terikat pada satu perusahaan saja, seorang freelancer bisa bekerja dengan beberapa perusahaan sekaligus asalkan tidak melanggar kontrak yang sudah disepakati jika ada. Contohnya, freelance writer yang bisa menulis artikel untuk media online A dan cerita fiksi untuk penerbit B dalam waktu bersamaan.

  1. Penghasilan Bisa Lebih Besar

Berhubung seorang freelancer bisa kerja dengan beberapa perusahaan sekaligus, otomatis penghasilan yang didapat juga bisa lebih besar. Apalagi kalau jam terbangnya sudah tinggi, kamu bisa menentukan bayaran untuk setiap pekerjaan yang diselesaikan.

Misalnya, freelance content writer yang menetapkan harga Rp50.000,00 untuk setiap artikel yang berhasil diselesaikan.

  1. Bisa Memperoleh Keseimbangan Hidup

Menjadi freelancer artinya kamu bekerja sendiri, tidak terikat dengan suatu instansi atau perusahaan sehingga bebas dalam mengatur waktu kerja. Hal ini pada akhirnya menunjukan cara untuk memperoleh keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. 

Kekurangan Menjadi Freelancer

Tak hanya memiliki kelebihan, kerja sebagai freelancer juga memiliki beberapa kekurangan. Bahkan, belum tentu cocok untuk semua orang. 

Berikut beberapa kekurangan dan risiko menjadi seorang freelancer yang mungkin bisa jadi pertimbangan buat kamu. 

  1. Penghasilan Tidak Menentu

Berbeda dengan karyawan tetap yang selalu mendapat gaji yang sama di setiap bulannya, penghasilan seorang freelancer tidak menentu. Terkadang bisa sangat tinggi, tapi bisa juga tidak berpenghasilan sama sekali ketika tidak ada project yang dikerjakan. 

  1. Tidak Memiliki Asuransi Kesehatan dan Dana Pensiun

Berhubung status freelancer bukanlah karyawan tetap di perusahaan tersebut, pastinya perusahaan tidak menyediakan asuransi kesehatan. Jadi, seorang freelancer harus menyediakan sendiri asuransi kesehatan untuk dirinya dan ketika sakit harus mengeluarkan dana pribadi untuk berobat.

Selain itu, seorang freelancer juga tidak mendapat dana pensiun atau pesangon dari suatu perusahaan atau klien, meskipun sudah bekerja sama dalam jangka waktu yang lama. Oleh karena itu, seorang freelancer juga harus menyiapkan sendiri dana pensiunnya. 

  1. Risiko Tertipu Lebih Tinggi

Perlu diketahui bahwa tidak semua lowongan kerja freelance yang tersedia di situs-situs freelancer bebas penipuan dan aman. Sebab, ada saja beberapa klien yang tidak berlaku jujur sehingga terkadang baik freelancer Indonesia maupun mancanegara tidak mendapat bayaran dari pekerjaan atau project yang sudah diselesaikannya. 

Maka dari itu, penting untuk mencari tahu terlebih dahulu klien dan bisnis apa yang dijalankan sebelum menerima pekerjaan yang ditawarkan. 

  1. Bekerja Lebih dari 8 Jam

Memang, kerja online dari rumah sebagai freelancer memiliki waktu yang fleksibel. Namun, jika waktu ini tidak dikelola dengan baik, tak jarang seorang freelancer harus bekerja lebih dari 8 jam untuk menyelesaikan pekerjaannya. 

Oleh karena itu, diperlukan jadwal dan kemampuan time management yang baik untuk mencegah terjadinya kelebihan jam kerja ini. 

Cara Menjadi Seorang Freelancer

cara menjadi freelancer

Buat kamu yang baru ingin memulai karir sebagai freelance mungkin bingung bagaimana caranya. Berikut cara menjadi freelancer buat pemula.

  1. Tentukan Tujuan Menjadi Freelancer

Setiap orang punya tujuan yang berbeda-beda kenapa memilih untuk menjadi freelancer. Tanpa tujuan, sulit untuk mengetahui arah mana yang harus ditempuh. 

Jadi, tentukan dan buatlah tujuan yang jelas kenapa kamu ingin menjadi freelancer. Apakah untuk menambah penghasilan, ingin memiliki waktu kerja yang fleksibel, atau alasan lainnya.

  1. Tentukan Keahlian yang Ingin Ditawarkan

Pekerjaan sebagai freelance sangat beragam. Namun, kamu bisa memilih pekerjaan yang sesuai dengan keahlian yang kamu miliki.  

Sebagai contoh, kamu punya keahlian dalam bidang menulis dan ingin menjadi seorang freelance copywriter. Kamu bisa menawarkan keahlian yang kamu miliki ini pada klien yang memang membutuhkan tulisan dari seorang freelance copywriter

Agar lebih detail lagi, kamu juga bisa menjelaskan jenis tulisan apa yang bisa kamu kerjakan. Apakah berbentuk iklan, email pemasaran, atau konten untuk media sosial. 

Kemudian, topik apa yang kamu kuasai, seperti kesehatan mental, produk skincare dan makeup, otomotif, atau lainnya. Dengan menjelaskan secara detail, akan memudahkan calon klien untuk mengetahui keahlian yang kamu tawarkan. 

  1. Tentukan Tarif yang Pas 

Biasanya freelancer Indonesia dibayar per project yang diselesaikan. Lalu, berapa tarifnya?

Untuk tarif sendiri kamu bisa menentukannya berdasarkan jenis project yang dikerjakan, apakah mudah atau sulit. Bisa juga dengan melakukan riset mengenai harga jasa yang biasanya ditawarkan freelancer lain, atau sesuaikan dengan budget yang dimiliki klien. 

  1. Buat Portofolio yang Menarik

Selanjutnya, buatlah portofolio yang menarik. Hal ini penting dilakukan agar klien bisa mengetahui project apa saja yang pernah kamu kerjakan sebelumnya. 

Selain itu, dengan memiliki portofolio juga memudahkan klien dalam menentukan apakah kamu orang yang mereka butuhkan. Jadi, pastikan kamu sudah memiliki portofolio yang menarik dan terbaru, ya. 

  1. Promosikan Keahlian yang Kamu Miliki

Menentukan keahlian yang ingin ditawarkan, sudah. Membuat portofolio yang menarik, juga sudah. Lalu, bagaimana caranya mendapatkan klien?

Untuk mendapatkan klien, kamu harus mempromosikan keahlian yang kamu miliki. Bisa lewat media sosial, seperti Instagram dan LinkedIn atau bisa juga memanfaatkan networking yang kamu miliki.

  1. Daftarkan Diri ke Situs Freelancer

Cara lain untuk mendapatkan klien adalah dengan mendaftarkan diri ke situs freelancer. Sebagai contoh, freelancer Indonesia, bisa mendaftar ke situs freelancer seperti Talentiva.

Jika ingin mendapatkan klien International, kamu bisa mendaftar diri ke situs freelancer, seperti Upwork dan Fiverr. 

Cara Menetapkan Gaji Freelance

Gaji freelancer

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, ada beberapa hal yang bisa jadi pertimbangan kamu dalam menetapkan gaji freelance ini. Untuk memudahkan kamu, berikut beberapa cara menetapkan gaji freelance. 

  1. Tingkat Kesulitan Project

Kamu bisa menentukan berapa bayaran yang ingin kamu dapatkan berdasarkan tingkat kesulitan project yang dikerjakan. Apakah sangat sulit atau mudah. 

Bedakan juga antara klien pribadi dengan perusahaan. Hal ini dikarenakan budget yang dimiliki keduanya bisa sangat berbeda. Terutama jika kamu mendapat klien dari luar negeri. 

  1. Budget yang Dimiliki Klien

Boleh-boleh saja memasang tarif, tapi sesuaikan juga dengan budget yang dimiliki klien. Terutama, freelancer buat pemula. Kuncinya terletak pada kemampuan negosiasi yang kamu miliki. 

Soft Skill yang Harus Dikuasai Freelancer

skill yang harus dimiliki freelancer

Tak hanya hard skill saja yang harus dikuasai, seperti kemampuan mengoperasikan software desain dan menggunakan SEO tools. Namun, seorang freelancer juga harus menguasai beberapa soft skill, antara lain :

  • Kemampuan berkomunikasi yang baik
  • Mampu mengelola stres 
  • Memiliki kemampuan manajemen waktu yang baik
  • Disiplin terhadap deadline
  • Cepat beradaptasi

Proyek  Freelance  yang Paling Banyak Dibutuhkan

Bidang freelance yang paling banyak dibutuhkan
Top Skill Freelancer

Kerja freelance bagi pemula harus mengetahui apa saja proyek freelance yang saat ini lagi banyak dibutuhkan. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan Being Guru terhadap beberapa situs freelance, beberapa proyek freelance berikut ini adalah yang paling banyak dibutuhkan. Berikut beberapa diantaranya. 

  1. Freelance Writer

Pekerjaan sebagai freelance writer menjadi salah satu kerja online yang paling banyak dicari, baik itu sebagai copywriter ataupun content writer. Sebab, banyak perusahaan yang membutuhkan seseorang yang bisa menulis artikel untuk website mereka maupun menulis konten untuk tujuan promosi suatu produk. 

Buat kamu yang punya keahlian dalam bidang tulis-menulis, bekerja sebagai freelance writer ini bisa kamu coba. Kamu bisa mencari pekerjaan sebagai penulis freelancer di situs resmi perusahaan atau melalui situs freelancer. 

  1. Desain Grafis

Selain penulis, pekerjaan sebagai freelance desain grafis juga banyak dibutuhkan. Apalagi sekarang ini promosi produk sering dilakukan melalui media sosial yang mana membutuhkan desain yang bagus dan menarik agar konsumen tertarik.

Jika kamu memiliki keahlian dalam membuat logo, infografis, poster dan lainnya, serta membutuhkan tambahan penghasilan, bekerja sebagai freelance desain grafis mungkin bisa kamu coba. Biasanya, bayaran yang ditawarkan cukup menggiurkan untuk jenis kerja online yang satu ini. 

  1. Digital Marketing

Di era serba digital ini, profesi sebagai digital marketing semakin banyak dicari perusahaan yang memasarkan produk dan layanannya lewat internet. Namun, untuk menekan biaya operasional biasanya perusahan lebih memilih untuk merekrut seorang freelance digital marketer. 

Kalau kamu tertarik untuk kerja online di bidang ini, ada beberapa keahlian yang harus kamu kuasai. Mulai dari pemahaman tentang SEO, social media, hingga mampu menganalisis data dengan Google Analytics. 

  1. Social Media Specialist

Pekerjaan freelance yang banyak dibutuhkan selanjutnya adalah social media specialist. Mungkin masih banyak yang mengira kalau profesi ini sangat mudah karena hanya meng-upload foto dan balas-balasin komentar konsumen. 

Nyatanya, profesi sebagai social media specialist juga membutuhkan beberapa skill khusus. Mulai dari skill menganalisis, berpikir kreatif, copywriting dan storytelling, hingga mampu mengikuti tren. 

  1. SEO Specialist

Profesi yang satu ini juga tidak kalah populer dengan profesi lainnya. SEO Specialist bertugas untuk memastikan situs atau halaman web yang dikelola bisa mendapat peringkat tertinggi dan mudah ditemukan oleh pengguna internet di mesin pencari. 

Pekerjaan sebagai freelance SEO Specialist juga bisa dikatakan sulit karena butuh waktu lama untuk mempelajari dan memahami teknik SEO. Oleh karena itu, beberapa brand/merek yang memiliki situs web dan membutuhkan freelance SEO Specialist berani membayar dengan harga yang tinggi. 

  1. Web Developer

Apakah kamu menguasai bahasa pemrograman, seperti Java Script, Python dan lainnya? Jika iya, kamu bisa memanfaatkan keahlian tersebut untuk menjadi freelance web developer atau Android developer. 

Apalagi profesi ini cukup banyak dibutuhkan. Bahkan, sebagian perusahaan atau klien berani membayar dengan harga yang tinggi. 

Nah itulah beberapa informasi penting mengenai freelancer. Sebelum memutuskan untuk menjadi freelancer, pastikan kamu sudah mengetahui seluk-beluk seputaran dunia freelance ini dan mempertimbangkannya dengan matang. Semoga membantu.

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.